Senin, 28 Mei 2018

Pemerintahan : Struktural formal dan informal

Pernahkah Kita (baca : masyarakat) membutuhkan negara ?kapan negara itu hadir di tengah masyarakat ?

Dua pertanyaan mendasar itu yang melatarbelakangi Akan sebuah masalah individual dan sosial.

Negara Merupakan organisasi yang mempunyai ruang lingkup secara besar, sedangkan masyarakat Merupakan unsur penting dalam negara tersebut.

Dikatakan sebagai negara karena memenuhi beberapa unsur yang terdiri dari : wilayah, pemerintahan, masyarakat dan pengakuan negara lain.

Pemerintahan yang Ada di dalam negara mempunyai banyak elemen, baik elemen administrasi, politik, budaya, Hukum dan lain-lain. Kita bernegara mengamini dan mematuhi segala peraturan-peraturan yang Ada di dalam negara tersebut, baik peraturan secara formal (baca : Hukum positif) maupun secara informal (baca : Hukum Alam).

Adanya suatu peraturan yang di rancang oleh pemerintah untuk masyarakat demi kepentingan umum, artinya kepentingan secara menyeluruh. Kepentingan secara menyeluruh ini diejawantahkan di dalam sebuah Struktural formal (baca : lembaga/instansi negara) seperti : lembaga Hukum (pengadilan), lembaga Pendidikan (Menteri/dinas) dan lain-lain.

Struktural formal Merupakan suatu bentuk pemerintah yang terlembagakan secara formal dan mempunyai rule of the game dalam peran dan fungsinya.

Masyarakat Merupakan kumpulan dari subjek/individu yang tergabung didalam satu negara, apakah masyarakat pun memiliki Struktural ?

Struktural formal suatu hierarki yang secara tersurat diatur oleh peraturan yang berlaku secara hukum positif, sedangkan Struktural informal suatu hierarki yang secara tersurat dan tidak diatur oleh peraturan yang berlaku.

Contoh Struktural informal : antara pedagang dan pembeli, guru dan murid, orang tua dan anak.

Apakah Kita membutuhkan negara ?kapan negara itu hadir di masyarakat ?

Apakah Kita membutuhkan negara ?

Masyarakat akan membutuhkan negara secara Struktural formal, karena pengakuan suatu masyarakat diatur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara oleh peraturan/perundang-undangan yang berlaku di negara tersebut.

Kapan negara itu hadir ?

Negara hadir di masyarakat Hari ini seakan-akan setelah adanya suatu problem sosial dari situlah negara hadir,

apakah negara hadir setelah adanya suatu kejadian ?

kalau begitu negara mempunyai sifat statis dalam mengentaskan problem sosial. Jadi, kapan negara hadir ?

Negara hadir sepatutnya dalam tataran mencegah dan mengobati, artinya negara hadir sebelum adanya problem sosial dan sesudah adanya problem sosial.

Problem sosial Merupakan tugasnya negara secara Struktural formal harus bisa mengentaskan persoalan-persoalan sosial yang berkembang dan terjadi di masyarakat.

Berbeda dengan persoalan individual, persoalan individual negara tidak bisa hadir karena itu adalah persoalan Struktural informal yang dimiliki masyarakat.

Beberapa contoh persoalan sosial : Kemiskinan, kebodohan, pengangguran dan lain-lain.

Beberapa contoh persoalan individual : Kemalasan, kegalauan dan lain-lain.

Kontrak sosial dilakukan ketika persoalan yang bersifat sosial bukan yang bersifat individual.

Diam Kita tertindas, melawan Kita menindas, secukupnyalah !

AKAL, KATA & KARYA

Bukanlah seorang Pemuda yang mengatakan inilah bapakku, tapi seorang Pemuda yang mengatakan inilah aku (Ali bin Abi Thalib)

Aku memberi orang-orangapa yang mereka inginkan.
Aku membawakan sajak karena mereka
menyukainya sebagai hiburan.Di negaraku, orang tidak menyukai puisi.
Sudah lama aku mencari orang yang
menginginkan tindakan, tetapimereka semua ingin kata-kata.
Aku siap menunjukkan tindakan pada kalian;tetapi tidak seorang pun akan menyikapinya.Maka aku hadirkan padamu -- kata-kata.
Ketidakpedulian yang bodoh akhirnya membahayakan, Bagaimanapun hatinya satu denganmu. (Tindakan Dan Kata-kata, Jalaludin Rumi)

Manusia hanya di bekali akal, manusia hanya di bekali kata, manusia hanya di bekali karya.

Cogito ergo sum (aku berpikir maka aku Ada) sebuah petuah yang di sampaikan oleh Descartes mengindikasikan eksistensi manusia di prioritaskan dalam sebuah konsepsi hidup di bumi.

Manusia Merupakan refresentasi Tuhan di yang hidup dan berkembang di Alam semesta, apakah manusia sudah pantas memegang title wakil Tuhan ?

Hal itulah yang sudah sepatutnya Kita renungi bersama untuk mengembalikan sebuah peran, fungsi dan tujuan manusia sebagaiman mestinya.

Akal adalah alat yang di berikan Tuhan kepada manusia untuk Kata mengkonsep dan mengejawantahkan nilai-Nya.

Kata adalah sebuah senjata yang dapat meluluh lantakan Alam semesta.

Karya adalah bentuk nyata yang dihasilkan dari sebuah kata oleh manusia.

Manusia berakal, manusia berkata dan manusia berkarnya.

Hiduplah manusia untuk kehidupan, berkehidupanlah manusia untuk kehidupannya.

Minggu, 27 Mei 2018

"NILAI YANG TAK BERNILAI"

Janganlah mencoba menjadi orang sukses. Jadilah orang yang bernilai (Albert Einstein)

Apa yang dikatakan Albert Einstein Merupakan suatu Hal yang perlu Kita renungi bersama, mengapa ?karena tolak ukur yang jelas bukanlah tolak ukur kesuksesan ekonomi ataupun tahta yang dimiliki oleh manusia.

Nilai Merupakan tolak ukur yang fundamen yang berdampak pada suatu Hal yang positif, mengapa ?karena Nilai Merupakan suatu tatanan sistem individu yang dijadikan panduan oleh manusia tersebut.

Manusia Merupakan suatu bentuk nyata didalam kesempurnaan-Nya, dari bentuk real kesempurnaan-Nya di konsepkan manusia tersebut memiliki Dua unsur yang terdiri dari : unsur ilahiyah Dan unsur insaniyah.

Unsur ilahiyah Merupakan asas/pondasi berkeyakinan manusia tersebut, sedangkan unsur insaniyah merupakan nilai yang teraktualisasi dalam kehidupannya.

Sosial Merupakan suatu arena yang dilalui oleh manusia, sosial pun Merupakan suatu unsur yang dapat mengubah manusia.

Apakah manusia di ubah oleh sosial ?ataukah sosial di ubah oleh manusia ?

Manusia Merupakan subjek dalam kehidupan, sosial Merupakan sarana yang di manfaatkan oleh manusia.

Manusia akan menilai sosial, kemudian sosial pun Akan menilai manusia tersebut.

Apakah manusia dapat dikatakan bernilai karena sosial ?ataukah sosial yang Tak bernilai dalam kaca mata manusia ?

Manusia bisa benar mempunyai nilai atau bisa juga salah dan sosial bisa benar mempunyai nilai atau bisa juga salah.

Ah, sudahlah....melintasi laut dengan cara berenang bisa engkau lintasi, tapi apakah engkau sadar ?

Demokrasi atau Korporatokrasi

Ditulis oleh : Mochamad Aripin Sudah Kita ketahui bersama bahwa para pakar mendefinisikan apa itu demokrasi ?Dan apa itu politik ?bila Kita...